Mengapa harus bersepeda?

     Kondisi yang terjadi di era modern ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat. Salah satunya adalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dengan teknologi ini banyak kemudahan-kemudahan yang ditawarkan. Kemudahan untuk mencari apa yang ingin di beli, kemudahan dalam pembayaran dan lain-lain.

     Kemudahan-kemudahan ini berdampak pada pergeseran budaya dalam berkendara. Popularitas sepeda di Indonesia mulai tahun 1980, tetapi saat memasuki tahun 2000-an keberadaan sepeda mulai bergeser oleh sepeda motor. Promo dan diskon besar-besaran, sistem kredit murah yang dijalankan dealer-dealer sepeda motor, memudahkan masyarakat untuk memilikinya. Alhasil, dalam dasawarsa terakhir, sepeda hampir tidak lagi diminati.

     Perlu kalian tau, semakin banyak kendaraan bermotor dan mobil mengakibatkan banyak masalah. Kemacetan dan polusi udara adalah masalah yang sering terjadi karena kepadatan kendaraan. Bagaimana cara mengatasi masalah ini? mulai lah untuk mengembalikan budaya bersepeda, memang tidak mudah menggeserkan budaya yang sudah tergeser. 

     Bersepeda adalah salah satu pemecahan masalah kemacetan dan polusi udara, karena sepeda ramah lingkungan. Disamping ramah lingkungan bersepeda juga sangat menyehatkan. Sebuah studi yang dilakukan pada para pesepeda di Copenhagen, Denmark menemukan bahwa pria yang mengayuh sepedanya dengan cepat hidup lima tahun lebih lama daripada yang bersepeda santai. Bagi wanita, ‘ngebut’ bersepeda bisa hidup hingga empat tahun lebih lama.

     Masalah kemacatan dan polusi udara bisa kita atasi bersama, kesadaran diri setiap masyarakat sangat penting. Sebuah negara tidak akan hidup tanpa masyarakat, masalah terjadi karena masyarakat dan yang bisa mengatasi juga masyarakat. bukan presiden ataupun mentri tapi kita.

Label: bersepeda, masalah lingkungan, kesehatan

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *