Perbandingan biaya pengeluaran untuk kendaraan tiap tahunnya

Seperti yang kita tahu kendaraan adalah suatu kebutuhan untuk kita saat ini di samping bisa mempermudah kita untuk mobilitas bisa juga untuk jalan- jalan dan sebagainya. nah sobat kalian tahu tidak biaya pengeluaran untuk kendaraan tiap tahunnya? kali ini kita akan membahas tentang topik perbandingan biaya pengeluaran kendaraan tiap tahunnya khususnya mobil, motor dan sepeda listrik karena beberapa kendaraan ini sudah banyak di gunakan di Indonesia. Mari Kita bahas:

  1. Biaya penggunaan bahan bakar

diketahui ; 

1 liter bensin premium : Rp. 6.550,-
Mobil 1 liter jarak tempuhnya 10 Km
Motor 1 liter jarak tempuhnya 45 km 
Sepeda listrik 1 kali pengecasan batrai lithium 8.800 mAH selama 3 jam jarak tempuhnya 45 km 
Perbandingan kali ini kita mengikuti jarak tempuh 1 liter motor yaitu 45 km dengan biaya Rp. 6.550,-

mobil membutuhkan 4.5 liter untuk jarak tempuh 45 km dengan biaya    ( 4.5 x 6.550 = Rp. 29.475,-) 

Untuk perhitungan biaya sepeda listrik 1 kali pengecasan dengan jarak tempuh 45 km

Adaptor Input = 100-240V 2A

              Output= 54.6 V 2A (maks)

Daya maksimal = 54.6*2= 109.2 WattDC

Daya Input = 220 * 2 = 440 WattAc

Kita buat persamaan dari perbandingan input dan output adaptor;

V= 240/54.6 = 4.39 V

A= 2/2= 1A

W= 480/109.2= 4.39 W

Jadi dengan daya input listrik 2 A – 220V, output daya yang dihasilkan adaptor adalah:

= (220 Volt / 4.39) x 2 Ampere
= 50.11 Volt x 2 Ampere
= 100.22 Watt (DC)

Atau, dengan kata lain, nilai input 440 Watt (AC) memiliki kesetaraan dengan nilai output 100.22 Watt (DC).

Pengecasan  sepeda listrik berlangsung selama waktu 3 jam, maka perhitungannya menjadi:

= (440 Watt / 1.000) x (3 Jam)
= 0,440 kWh x (3 Jam)
= 1.32 kWh

Dengan tarif listrik Rp. 1.467,- per kWh, maka biaya listrik untuk pengecasan sepeda listrik selama 3 jam adalah :

= 1.32 kWh x Rp. 1.467,-
= Rp.1.936.44,- dibulatkan menjadi (Rp. 1.940,- )

kesimpulannya;

Mobil perbulan dengan pemakaian setiap hari 45 km (29.475 x 30=          Rp. 884.250,- )

Motor perbulan dengan pemakaian setiap hari 45 km ( 6.550 x 30=          Rp. 196.500,-)

Sepeda listrik perbulan dengan pemakaian setiap hari 45 km (1.940 x 30= Rp. 58.200,-)

maka setiap tahunnya;

Mobil Rp. 884.250,- x 12 bulan = Rp. 10.611.000,-
Motor Rp. 196.500,- x 12 bulan = Rp. 2.358.000,-
Sepeda Listrik Rp. 58.200,- x 12 bulan = Rp. 698.400,-

NB: Untuk biaya penggunaa bahan bakar tergantung pemakaian dan spesifikasi kendaraan anda sendiri bisa lebih besar ataupun lebih kecil.

         2. Biaya Perawatan Rutin

  • Mobil

Untuk menjamin mobil selalu dalam kinerja terbaik, mobil Anda harus mendapat perawatan berkala, misalnya untuk ganti oli mobil, pembersihan sistem pembakaran dan pengapian, pengecekan terhadap komponen mesin sesuai dengan masa pemakaian kendaraan, dan sebagainya. Untuk perawatan bisa dilakukan di bengkel resmi maupun bengekel umum dengan perkiraan biaya;

a. Perawatan di bengkel resmi untuk biasanya memakan biaya Rp 2.000.000,- sekali kunjungan untuk pengecekan keseluruhan, perawatan tersebut idealnya dilakukan tiap enam bulan sekali. Dengan demikian, biaya perawatan yang dikeluarkan bisa mencapai Rp 4.000.000,- setahun.

b. Untuk alternatif yang lebih murah, Anda bisa memilih perawatan mobil di bengkel umum yang terkadang bisa memberikan selisih harga sekitar Rp 400.000. Namun, perawatan di bengkel umum tidak disertai garansi perawatan seperti di bengkel resmi.

Kesimpulannya Biaya bengkel setahun: Rp 4.000.000,-

  • Motor

Sama halnya mobil untuk menjamin motor selalu dalam kinerja terbaik. Bedanya waktu pengecekan, untuk motor biasanya 1 bulan sekali motor harus mendapat perawatan berkala, misalnya untuk ganti oli, service tune up rutin, kampas rem dan pengecekan terhadap komponen mesin sesuai dengan masa pemakaian kendaraan, dan sebagainya. Perkiraan biaya untuk perbulan untuk ganti oli, service tune up dan sparepart lainnya biasanya memakan biaya Rp. 150.000,-

Kesimpulannya biaya bengkel setahun : Rp. 150.000 x 12 bulan =              Rp. 1.800.000,-

  • Sepeda Listrik Astrobike

Keuntungan memiliki sepeda listrik adalah perawatan yang relatif mudah tergantung bagaimana cara penggunaan, untuk tata cara penggunaan yang baik sudah kami jelaskan pada artikel dengan judul tips-ampuh-merawat-sepeda-listrik di blog kami. Untuk perawatan rutin sepeda listrik sendiri lebih baik 3 bulan sekali untuk pengecekan kinerja keseluruhan elektronik dari mulai batrai hingga handle gas. Biaya service 1 kali sepeda listrik di bengkel Astrobike untuk pengecekan keseluruhan dan penggantian sparepart Rp. 100.000,-.

Kesimpulannya biaya bengkel setahun : Rp. 100.000 x 4 =  Rp. 400.000,-

NB: Untuk biaya perawatan rutin tergantung kerusakan dan spesifikasi kendaraan anda sendiri bisa lebih besar ataupun lebih kecil.

Kesimpulan perbandingan biaya pertahun;

Mobil = Rp. 10.611.000,- +  Rp 4.000.000,- = Rp. 14.611.000,-
Motor = Rp. 2.358.000,-  +  Rp. 1.800.000,- = Rp. 4.158.000,-
Sepeda listrik = Rp. 698.400,- + Rp. 400.000,- = Rp. 1.098.400,-

So, bisa kita lihat untuk kesimpulan perbandingan pengeluaran antara 3 kendaraan adalah sepeda listrik jauh lebih murah di banding kan 2 kendaraan lainnya tapi semua ini tergantung bagaimana pemakaiannya ya guys kalau terlalu over juga bisa jatuhnya mahal sama halnya motor dan mobil perkiraan biaya diatas adalah perkiraan pemakaian normal belum termasuk kalau ada kerusakan mesin, tabrakan dan lainnya. perkiraan biaya disini juga masih belum ter masuk biaya pajak tahunan ya guys jadi kemungkinan biaya pengeluaran kalian bisa lebih tinggi maupun lebih rendah. Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat dan bisa menginsiparasi agar memilih kendaraan lebih bijak dengan melihat manfaat jangka panjang.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *